You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Ngabar
Ngabar

Kec. Siman, Kab. Ponorogo, Provinsi Jawa Timur

SELAMAT DATANG DI WEBSITE DESA NGABAR KECAMATAN SIMAN KABUPATEN PONOROGO PROVINSI JAWA TIMUR , | PELAYANAN PUBLIK SETIAP HARI SENIN S/D KAMIS PUKUL 08:00 S/D 14:00 WIB DAN HARI JUM’AT PUKUL 07:00 S/D 11:00 WIB |.......

PROGRAM SAPA SEHAT : Saatnya BerAksi dengan Peran Sehat oleh Mahasiswa PKL FKM UNAIR di MI Mamba'ul Huda Desa Ngabar 2026

Administrator 28 Januari 2026 Dibaca 98 Kali
PROGRAM SAPA SEHAT : Saatnya BerAksi dengan Peran Sehat oleh Mahasiswa PKL FKM UNAIR di MI Mamba'ul Huda Desa Ngabar 2026

Tri dharma perguruan tinggi, Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat merupakan landasan utama dalam setiap kegiatan akademik. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM UNAIR) mengimplementasikan nilai tersebut melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik mahasiswa, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat. Dalam konteks kesehatan sekolah, pelaksanaan PKL ini diselaraskan dengan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) GEBRAK PREN, sebagai strategi penguatan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah.

Melalui kegiatan PKL yang dilaksanakan pada 5 Januari hingga 3 Februari 2026, mahasiswa Kelompok 9 PKL FKM UNAIR melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. MI Mamba’ul Huda Desa Ngabar dipilih sebagai lokasi intervensi kesehatan sekolah, mengingat peran strategis sekolah dasar sebagai ruang awal pembentukan karakter, kebiasaan, dan perilaku kesehatan anak.

WhatsApp_Image_2026-01-28_at_10-50-18  

Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terintegrasi dengan Trias Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Maka dari itu Kelompok 9 PKL FKM UNAIR menginisiasi program “Saatnya BerAksi dengan Peran Sehat” atau dikenal juga SAPA SEHAT. Sasaran program ini yaitu terdiri dari seluruh siswa kelas 4 dan 5. Program SAPA SEHAT dirancang sejalan dengan semangat UKS GEBRAK PREN, yang menekankan pembiasaan hidup bersih dan sehat melalui gerakan sederhana, konsisten, dan melibatkan seluruh warga sekolah.

Melalui SAPA CILIK, mahasiswa melaksanakan pilar pendidikan kesehatan dengan membentuk dan melatih kader kesehatan siswa yang dikenal sebagai Sahabat SAPA CILIK sebagai penggerak perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah. Siswa tidak hanya diberikan pemahaman, tetapi juga dilatih untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah, selaras dengan prinsip GEBRAK PREN yang menekankan peran aktif peserta didik.

WhatsApp_Image_2026-01-28_at_10-50-19_(1) 

Pilar pembinaan lingkungan sekolah sehat diwujudkan melalui SAPA GURU, yaitu kegiatan pembiasaan pemeriksaan kebersihan kolong meja sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar. Selain itu juga terdapat pengecekan kuku setiap hari Sabtu. Aktivitas ini sejalan dengan upaya UKS GEBRAK PREN dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, dan bebas dari potensi sumber penyakit, melalui kolaborasi antara guru dan siswa.

Sementara itu, SAPA MANIS mendukung pilar pelayanan kesehatan promotif melalui penyediaan jajanan sehat berbasis pangan nabati di kantin sekolah. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu dengan menyediakan minimal dua pilihan menu sehat, sebagai upaya membentuk perilaku konsumsi jajanan sehat pada siswa serta mendukung lingkungan sekolah yang ramah kesehatan.

Fokus utama revitalisasi UKS diwujudkan melalui SAPA JAGA, yaitu program penguatan fungsi dan peran UKS di lingkungan sekolah. SAPA Jaga dilaksanakan melalui penataan

 

kembali ruang UKS, pengaktifan fungsi UKS sebagai pusat edukasi dan pelayanan kesehatan sederhana, serta pembiasaan pemanfaatan UKS oleh siswa dan guru. Melalui program ini, UKS tidak hanya berfungsi sebagai ruang formal, tetapi menjadi sarana aktif dalam mendukung kesehatan warga sekolah.

Ketua kelompok dari Kelompok 9 PKL FKM UNAIR, Nayla Dewi menyampaikan bahwa integrasi antara Tri Dharma Perguruan Tinggi, Trias UKS, dan UKS GEBRAK PREN menjadi kunci utama keberhasilan program. “Kami berharap SAPA SEHAT dapat menjadi penguat implementasi UKS GEBRAK PREN di MI Mamba’ul Huda, sehingga kebiasaan hidup bersih dan sehat tidak hanya dipahami, tetapi benar-benar menjadi budaya di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Antusiasme siswa serta dukungan guru dan pihak sekolah terlihat selama rangkaian kegiatan berlangsung. Melalui pendekatan edukatif, media kampanye, dan keterlibatan aktif seluruh warga sekolah, program SAPA SEHAT menjadi langkah konkret dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas).

WhatsApp_Image_2026-01-28_at_10-50-19 

Ke depan, program SAPA SEHAT diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh pihak sekolah sebagai bagian dari penguatan UKS GEBRAK PREN. Kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat Desa Ngabar diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi generasi muda.

Penulis: Aliyya Azra Amanina

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan